ajarin anak sejak dini menyikat gigi

Ajarin Anak Sejak Dini Menyikat Gigi

Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInEmail this to someonePin on Pinterest

ajarin anak sejak dini menyikat gigi
Mengajarkan anak menyikat gigi sejak dengan benar dan sejak kecil memang bukan pekerjaan yang mudah untuk para orangtua. Namun, tentu saja, tidak berarti bapak dan ibu harus menyerah begitu saja. Sebaiknya, sejak dini ajarkan anak cara menggosok gigi yang benar agar terhindar dari gangguan gigi dan mulut.

Ajak anak sesering mungkin menggosok gigi sejak dini dengan rutin dan buat menggosok gigi itu menjadi menyenangkan sehingga bisa menjadi kebiasaan. Kebiasaaan yang baik bisa diteruskan hingga dia dewasa nanti.

Untuk siang hari setelah makan atau sehabis ngemil, anak dibiasakan berkumur dengan air putih. Berkumur akan menghilangkan sisa makanan di sela gigi. Juga untuk menetralkan
tingkat keasaman rongga mulut.

Anak juga harus diajarkan teknik sikat gigi yang baik dan benar. “Sebaiknya sikat gigi satu jam setelah makan. Kalau kurang dari satu jam dikhawatirkan justru terjadi abrasi pada gigi. Teknik sikat gigi utama adalah seperti mencungkil arah gusi ke gigi dan memutar. Padahal kebanyakan orang sikat gigi arah maju mundur, teknik ini jelas salah. Salah teknik bisa menyebabkan pengikisan email. Terutama di daerah leher gigi yang memiliki email paling
tipis,” kata Melanie.

Dia juga sering menerapkan metode “merah putih” untuk mengajarkan sikat gigi pada anak. Merah untuk gusi dan putih gigi. Arah menyikat gigi adalah dari gusi ke gigi.Gosok gigi yang benar setidaknya 2 menit minimal 2 kali sehari. Dan waktu menggosok gigi yang paling penting untuk tidak dilewatkan adalah pada malam hari sebelum tidur. Akan lebih baik jika menggosok gigi setiap sehabis makan. Bersihkan sela-sela gigi dengan benang gigi
sedikitnya sekali sehari.

Berikut Tips agar anak menjadi senang menggosok gigi mereka:

> Jangan gunakan pasta gigi jika anak belum pandai meludah dan berkumur
Anak usia 2 tahun belum mahir meludah, sehingga sering menelan pasta gigi. Pasta gigi mengandung fluoride, tidak aman bila sering tertelan. Namun jika ia sudah pandai meludah dan berkumur, berikan pasta gigi khusus untuk anak sedikit di ujung sikat gigi, kira-kira sebesar biji jagung.

> Gunakan air matang untuk berkumur
Sehingga akan lebih aman jika air yang digunakan tidak sengaja tertelan.

> Ajarin cara Menyikat
Menyikat dari gigi depan, dari bagian merah (gusi) ke putih (gigi). Gosok gigi searah dan tidak bolak-balik. Untuk gigi bagian dalam atau gigi geraham sikat dari dalam ke arah luar, satu arah, hingga bersih.

> Berapa banyak menggosok gigi
Sebanyak 8 kali gosokan minimal pada masing-masing bagian gigi, baik gigi depan maupun belakang agar semua sisa makanan terbuang. Ajak si kecil untuk ikut berhitung sehingga kegiatan ini lebih menyenangkan.

cara menyikat gigi dengan benar

> Membersihkan lidah
Minta anak menjulurkan lidahnya kemudian bersihkan lidah dengan sikat gigi secara perlahan setelah selesai menyikat seluruh gigi.

> Berkumur dengan benar
Yaitu menahan air di dalam mulut, kemudian menggerakkan mulut agar sisa pasta gigi dan kotoran di mulut terbawa air. Minta si kecil meludahkan air kumurnya.

> Kenali bahasa si kecil

Bila si kecil belum paham, gunakan istilah “sembur” karena pada dasarnya kemampuan menyembur sudah dimiliki anak sejak berumur 8 bulan.

> Gunakan sikat gigi anak sesuai usia
Rongga mulut anak masih sangat kecil sehingga jika menggunakan sikat gigi khusus anak seluruh bagian gigi anak bisa terjangkau dengan baik.

Demikian artikel ini semoga anak anda senang menggosok gigi mereka sampai mereka dewasa nantinya. Selamat mencoba.

Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInEmail this to someonePin on Pinterest

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *