Bahaya Asap Rokok Bagi Perokok Pasif

Bahaya Asap Rokok Bagi Perokok Pasif

Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInEmail this to someonePin on Pinterest

Merokok memang terbukti berbahaya bagi kesehatan. Orang yang melakukan aktivitas merokok disebut perokok aktif. Lalu apa itu perokok pasif? Perokok pasif adalah orang yang menghirup asap rokok yang dihasilkan oleh perokok aktif. Tidak hanya membahayakan kesehatan perokok sendiri, aktivitas merokok ternyata juga dapat merugikan orang-orang yang berada di sekitar perokok. Asap yang dihembuskan oleh perokok nantinya akan tercampur dengan udara sekitar dan terhirup oleh orang lain.

Bahaya Asap Rokok Bagi Perokok Pasif
Kendati resiko menjadi perokok pasif masih diperdebatkan oleh para ahli kesehatan, sejumlah bukti ilmiah telah membuktikan bahwa asap rokok memang berbahaya jika dihirup. Berikut beberapa bahaya dan dampak negatif menjadi perokok pasif.

  • Kanker paru-paru

Perokok pasif sangat rentan terhadap kanker paru-paru. Risiko kanker paru-paru pada seorang perokok pasif meningkat sekitar 20-30%. Pasalnya, perokok pasif akan menghirup lebih dari 4000 zat kimia, dari mana hampir 69 diantaranya menyebabkan kanker, terutama kanker paru-paru.

  • Asma

Banyak kasus penyakit asma yang diakibatkan menghirup asap rokok tanpa sengaja, alias menjadi perokok pasif.

  • Penyakit koroner

Terdapat bukti yang nyata bahwa orang yang tidak merokok tetapi hidup di lingkungan berasap, memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit jantung koroner dibandingkan mereka yang tidak.

  • Serangan jantung

Menjadi perokok pasif membuat darah menjadi lengket dan aliran darah cenderung tersumbat, dengan demikian, risiko serangan jantung dan stroke akan meningkat.

  • Keguguran

Seorang ibu hamil yang kerap menghirup asap rokok yang dihasilkan lingkungan sekitarnya akan beresiko mengalami keguguran.

  • Bayi prematur

Seorang wanita hamil yang menjadi perokok pasif cenderung melahirkan bayi prematur atau bayi dengan berat badan yang relatif rendah.

  • SIDS

Sudden Infant Death Syndrome (SIDS) atau bisa juga disebut kematian bayi yang mendadak terjadi karena efek merokok pasif.

  • Ketulian pada anak

Anak-anak yang terpapar asap rokok pasif lebih rentan terhadap infeksi telinga tengah dan lilin telinga, yang dapat menyebabkan ketulian.

  • Obesitas

Perokok pasif berpotensi besar mengalami obesitas. Semakin Anda sering menghirup asap rokok orang lain, peningkatan kadar nikotin dalam tubuh akan membuat Anda gemuk.

  • Masalah pernapasan

Gangguan pernapasan merupakan masalah yang paling sering dihadapi oleh perokok pasif, baik orang dewasa maupun anak-anak. Gangguan ini sulit untuk disembuhkan, kecuali jika Anda segera berhenti menjadi perokok pasif. Jika Anda sering berada di daerah rawan asap rokok, kemungkinan besar Anda akan mengalami berbagai gangguan pernapasan.

Nah, itu tadi bahaya dan dampak negatif menghirup asap rorok atau menjadi seorang perokok pasif. Pastikan Anda selalu menghindar untuk berada di dekat orang yang merokok atau jika memungkinkan, tegur mereka untuk berhenti merokok. Karena rokok akan membunuhmu!

Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInEmail this to someonePin on Pinterest

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *