Cara Mengatasi Anak Kejang Demam

Lakukan hal ini saat anak kejang demam!!!

Lakukan hal ini saat anak kejang demam!!!

 

Saat anak sakit merupakan momok bagi orang tua. Apalagi saat anak demam disertai kejang-kejang. Sekitar 5% anak dari usia 6 bulan sampai 6 tahun mengalami hal ini, terutama jika orangtua memiliki riwayat kejang demam serupa sewaktu kecil.

Anak yang sedang kejang demam perlu perhatian khusus dari orang tua. Hal ini dapat merusak sel-sel otak pada anak, jika anak terlalu sering mengalami kejang demam,

Berikut ini saya rangkum hal-hal yang harus di lakukan orang tua saat anak kejang demam.

1. Letakkan anak di tempat yang aman, jauhkan dari benda-benda berbahaya seperti listrik dan pecah-belah.

2. Baringkan anak dalam posisi miring agar makanan, minuman, muntahan, atau benda lain yang ada dalam mulut akan keluar sehingga anak terhindar dari bahaya tersedak.

3. Jangan memasukkan benda apapun ke dalam mulut. Memasukkan sendok, kayu, jari orangtua, atau benda lainnya ke dalam mulut, atau memberi minum anak yang sedang kejang, berisiko menyebabkan sumbatan jalan napas apabila luka.

4. Jangan berusaha menahan gerakan anak atau menghentikan kejang dengan paksa, karena dapat menyebabkan patah tulang.

5. Amati apa yang terjadi saat anak kejang, karena ini dapat menjadi informasi berharga bagi dokter. Tunggu sampai kejang berhenti, kemudian bawa anak ke unit gawat darurat terdekat.

6. Apabila anak sudah pernah kejang demam sebelumnya, dokter mungkin akan membekali orangtua dengan obat kejang yang dapat diberikan melalui dubur. Setelah melakukan langkah-langkah pertolongan pertama di atas, obat tersebut dapat diberikan sesuai instruksi dokter.

Demikian sedikit artikel dari kami, semoga bermanfaat.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *