Bedakan Pengapuran Sendi dan Pengeroposan Tulang

pengeroposan tulang

pengeroposan tulang

Penyakit pengapuran sendi bisa saja dimulai sejak usia 20 tahun dan itu termasuk normal karena termasuk dalam proses degenerasi, hanya masalahnya ada yang ringan hingga berat dan menimbulkan keluhan.

Pada umumnya pengapuran sendi menyerang persendian tubuh terutama sendi-sendi penyangga berat tubuh seperti lutut, panggul, dan pergelangan kaki. Beberapa hal yang bisa semakin memberatkan penyakit pengapuran sendi adalah banyak naik turun tangga, sering squat jump dan khusus untuk wanita, sering menggunakan sepatu hak tinggi.

Sesuai perjalanan usia, pada orang tua akan terjadi kerusakan pada tulang rawan sendi. Selain faktor usia, ada juga faktor lain yang dapat mempercepat proses kerusakan adalah aktifitas yang tinggi atau berat badan berlebih. Jika terjadi kerusakan, maka tulang rawan menjadi tipis dan permukaannya tidak rata sehingga menimbulkan nyeri.

Untuk pasien penyakit pengapuran sendi yang telah parah atau berat, bisa saja dia tidak dioperasi tapi gaya hidupnya harus dirubah, dengan cara menggunakan sepatu yang pas, menggunakan alas kaki yang bantalannya empuk, menggunakan tongkat atau jika sudah tua menggunakan kursi roda ketika berjalan-jalan.

Sedangkan pengeroposan tulang itu disebabkan karena penurunan pada ketebalan tulang sehingga menjadikan tulang mudah patah. Pengeroposan tulang itu biasanya menyerang tulang-tulang dalam seperti tulang belakang dan pinggul yang mengakibatkan rapuh dan mudah patah. Tapi pengapuran sendi juga bisa terjadi pada orang-orang yang terlalu sibuk beraktifitas sehingga kurang meluangkan waktu untuk sekedar istirahat dan bersantai.

Penyakit proses pengapuran tulang, juga biasanya disebabkan oleh orang-orang yang mengalami kelebihan berat badan atau obesitas. Biasanya hal ini juga akan menimpa orang-orang yang menderita diabetes, melakukan pekerjaan dan olahraga yang berlebihan, konsumsi kalsium yang berlebihan, sedangkan mereka yang punya kebiasaan merokok, minum alkohol atau kopi berlebihan, serta pola makan tidak seimbang, rentan mengalami kerapuhan tulang.

Seseorang yang mengalami pengeroposan tulang tidak pernah akan mengeluh sakit, kecuali ketika ia mengalami patah tulang. Salah satu metode pengobatan dari penyakit pengapuran sendi adalah operasi. Tetapi, hal ini hanya akan dilakukan jika penyakit tersebut sudah sangat parah. Jika masih ringan, maka pengobatan penyakit ini bisa dilakukan dengan cara mengubah pola hidup.

Kondisi tulang keropos bisa dicegah dengan mengonsumsi susu sejak dini sehingga penyimpanan kalsium bagus atau dasarnya sudah kuat. Hal ini sangat disarankan karena puncak penyimpanan kalsium terjadi pada usia 5-35 tahun. “jangan sudah nenek-nenek baru disuruh minum susu, ya mana bisa. Ada yang minum susu ini, nenek yang sudah tua bisa tegak lagi, itu tidak mungkin. Karenanya pencegahan yang paling penting.”

Demikian artikel ini kami buat semoga anda dapat membedakan pengapuran sendi atau pengeroposan tulang yang sedang anda alami saat ini. Mencegah lebih baik daripada mengobati sesuatu. Terima kasih.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *