Susah Buang Air Kecil, Jangan Dibiarkan Malah Bahaya

waspada susah buang air kecil

waspada susah buang air kecil

Sering buang air kecil itu bisa di alami siapa saja dari segala usia. Bisa dialami pria maupun wanita karena organ tubuh pria
dengan wanita itu berbeda-beda. Dalam kondisi ini, hal itu cenderung menjadi masalah kecil dan terkadang menyakitkan.

Salah satu gejala paling umum dari gangguan ini adalah ketika keinginan kencing sudah tidak tertahankan lagi, namun
membutuhkan waktu yang cukup lama sampai urin keluar. Kondisi ini harus diwaspadai dan tidak boleh dibiarkan karena dapat
menimbulkan infeksi dan komplikasi ke organ-organ tubuh yang lainnya.

 

Berikut ini penyebab susah buang air kecil dalam beberapa kondisi umumnya:

* Pembengkakan prostat
Seiring pertambahan usia seorang pria, kelenjar prostat dapat mengalami pembengkakan. Pembengkakan pada prostat akan menekan
saluran kencing. Akibatnya, aliran urin tidak lancar dan dibutuhkan waktu lebih lama agar urin bisa keluar.

Pada wanita, infeksi pada saluran kencing adalah salah satu pemicu terjadinya kesulitan buang air kecil. Sedangkan pada pria,
prostat yang mengalami infeksi juga akan membengkak dan menjadikan saluran kencing tertekan.

* Sistem syaraf terganggu.
Gangguan atau rusaknya sistem syaraf akibat penyakit tertentu, seperti stroke atau kecelakaan, juga bisa mengganggu sistem
buang air kecil seseorang. Selain stroke, kondisi diabetes, melahirkan, infeksi otak, dan saraf tulang belakang juga bisa
menyebabkan susah buang air kecil.

* Efek samping obat-obatan.
Beberapa obat yang dipakai untuk mengobati flu, dekongestan, dan alergi memiliki efek samping yang kurang baik bagi proses
berkemih. Selain itu, pemakaian obat antidepresi dan antikolinergik bisa menyebabkan susah buang air kecil.

* Operasi
Jika menjalani pembedahan di daerah yang dekat dengan ginjal, kandung kemih, dan saluran kencing, bisa jadi Anda akan
mengalami susah buang air kecil. Pemberian obat bius juga bisa menyebabkan Anda mengalami susah buang air kecil setelah
menjalani operasi.

* Kondisi psikologis
Meski jarang terjadi, bukan hanya kondisi fisik yang bisa membuat seseorang mengalami susah buang air kecil. Kondisi psikis
seseorang juga bisa menyebabkan hal tersebut. Salah satu kondisi psikis terkait hal ini adalah paruresis. Parauresis adalah
kondisi ketika seseorang kesulitan buang air kecil karena merasa tidak nyaman dengan keberadaan orang lain.

 

Perawatan yang diperlukan

Saat mengalami gangguan susah buang air kecil, beberapa langkah mandiri bisa dilakukan untuk mengatasi masalah ini.

– Lakukan pijatan lembut pada kandung kemih yang terletak di perut bagian bawah untuk memaksimalkan kekosongan air seni di
dalamnya.
– Tempelkan air hangat pada perut bagian bawah. Rasa hangat akan merelaksasi beberapa organ yang bertugas mengantarkan air
seni.
– Mendeteksi semua perubahan pola buang air kecil yang terjadi pada Anda akan sangat berguna jika Anda harus melakukan
perawatan dokter.

Jika susah buang air kecil tidak reda dengan tindakan di atas, maka sebaiknya Anda melakukan konsultasi dengan dokter. Tidak
peduli jenis kelamin Anda, jika mengalami susah buang air kecil yang disertai dengan hal-hal berikut, segera periksakan diri ke dokter.

# Susah buang air kecil terjadi berhari-hari.
# Tidak bisa kencing.
# Terdapat darah dalam air kencing.
# Urin berwarna keruh.
# Keluar cairan dari kemaluan.
# Demam dan muntah.

Yang paling penting, jangan pernah menyepelekan susah buang air kecil karena hal tersebut hanya berpotensi menyebabkan
komplikasi seperti infeksi dan gagal ginjal. Semoga artikel ini bermanfaat untuk anda.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *