penyakit yang menyerang miss v dan tipsnya

Tips Efektif Menjaga Miss V dari Penyakit Kelamin

Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInEmail this to someonePin on Pinterest

penyakit yang menyerang miss v dan tipsnya

Organ intim wanita atau miss V memang sangat rentan terkena bakteri. Bagian sensitif ini merupakan area tubuh yang sering lembab karena kurangnya sirkulasi udara. Karena itu, sangat penting menjaga kebersihan dan kesehatan di area sekitarnya agar terhindar dari berbagai penyakit kelamin yang mungkin berbahaya, seperti:

* KEPUTIHAN. Salah satu penyakit paling bahaya pada wanita yaitu keputihan yang abnormal. Keputihan yang abnormal menunjukkan gejala cairan yang keluar berwarna kuning kehijauan, lebih pekat dan mengeluarkan bau busuk. Keputihan yang abnormal biasanya diakibatkan oleh infeksi jamur dan bakteri. Kondisi seperti ini harus segera diatasi karena bisa membahayakan kesehatan organ reproduksi dan bahkan bisa mengakibatkan gangguan pada sistem reproduksi wanita. Kondisi yang lebih serius bisa mengakibatkan kemandulan atau sulit untuk mempunyai keturunan

* BARTHOLINITIS. Penyakit yang satu ini merupakan infeksi di area salah satu kelenjar bartholin, yaitu pada bagian dasar labia. Penyebabnya yaitu infeksi dari bakteri akibat permukaan vagina yang lembab dan kotor. Bartholin merupakan cairan pelumas pada vagina. Gejala bartholinitis yaitu terjadi pembengkakan pada vagina dan terasa nyeri ketika di sentuh. Selain itu, penderita juga akan mengalami demam. Penyakit ini harus segera diatasi karena jika dibiarkan bisa mengakibatkan kista bartholin.

* TRIKOMONIASIS. Penyebab penyakit yang satu ini yaitu kelompok protozoa. Penularan penyakit yang satu ini bisa terjadi melalui hubungan seksual. Gejalanya yaitu warna vagina terlihat kekuning-kuningan atau kehijau-hijauan, mengeluarkan bau yang tidak sedap dan mengeluarkan buih atau busa. Lebih tepatnya dinding vagina akan terlihat kemerah-merahan atau sembab. Sebaiknya jika Anda menderita gangguan seperti ini segera melakukan konsultasi dengan dokter untuk mendapat penanganan yang lebih baik.

* KANDIDIASIS. Penyebabnya yaitu infeksi jamur candida. Faktor pemicu munculnya jamur kandidiasis adalah kebiasaan mengkonsumsi antibiotik dan obat-obatan yang dapat mengganggu keseimbangan pH pada vagina. Jamur candida tidak hanya menyerang vagina, namun dalam kondisi yang lebih parah bisa menjalar ke bagian tubuh yang lain seperti mulut dan paru-paru. Gejala yang terlihat pada vagina yaitu muncul bintik-bintik merah dan busa pada mulut vagina.

* KANKER SERVIKS. Penyakit yang satu ini sudah tidak asing lagi dan paling ditakuti oleh wanita. Kanker serviks adalah salah satu penyakit kelamin yang mematikan. Penyebab penyakit ini yaitu Human Pappiloma Virus (HPV) yang menginfeksi leher rahim. Biasanya infeksi bakteri tersebut dipicu oleh gaya hidup yang tidak sehat, kekurangan asupan nutrisi dan mengabaikan kebersihan organ intim. Gejala yang muncul yaitu keputihan abnormal yang terjadi secara berlebihan, menstruasi tidak teratur, mengeluh sakit pada waktu kencing atau berhubungan
intim dan kondisi yang lebih parah menunjukan gejala nafsu makan berkurang serta terjadi penurunan berat badan.

Sayangnya, tidak banyak wanita yang mengetahui bagaimana caranya menjaga kesehatan miss V. yang benar. Untuk itu, tips berikut ini dapat membantu Anda dalam menjaga kebersihan miss V.

1. Bersihkan miss V. dengan membasuh bagian di antara vulva (bagian bibir vagina) secara hati-hati dengan menggunakan air bersih setiap habis buang air kecil maupun buang air besar. Saat mandi jangan lupakan untuk mencucinya kembali dengan sabun lembut khusus vagina.

2. Saat membasuh miss V, lakukanlah dari depan ke belakang. Hal ini untuk meghindari bakteri yang ada di sekitar anus terbawa masuk ke miss V. Setelah itu, keringkan menggunakan handuk atau tissue non parfum.

3. Jaga kebersihan daerah kewanitaan dengan mengganti pakaian dalam minimal dua kali sehari setiap habis mandi.

4. Gunakan panty liners atau pembalut tipis untuk menjaga bagian miss V. dari kelembaban yang berlebihan.

5. Saat menstruasi, gunakan pembalut yang menyerap cairan dengan baik dan lembut. Hindari penggunaan pembalut yang mengandung parfum atau gel. Sebaiknya carilah pembalut yang dapat merekat dengan baik pada celana dalam. Jangan lupa untuk menggantinya sekitar tiga hingga empat kali dalam sehari.

6. Selalu mencuci tangan terlebih dahulu sebelum menyentuh miss V.

7. Celana dalam berbahan katun lebih baik karena menyerap cairan lebih cepat. Hindari pemakaian celana dalam berbahan nylon atau polyester yang akan membuat panas sehingga daerah miss V. menjadi lembab, kondisi ini sangat disukai bakteri dan jamur untuk berkembang biak.

8. Jangan berbagi handuk jika tidak ingin berbagi kuman dengan orang lain.

9. Cukurlah rambut kemaluan disekitar miss V. secara berkala untuk mengurangi kelembapan yang berlebih.

10. Konsumsilah MOMENT EXOTIVA minumman Herbal 100% alami dan merupakan produk herbal khusus untuk wanita masa kini yang mengandung bahan bahan alami berkualitas tinggi yang berfungsi utama untuk menjaga kesehatan organ intim wanita, mengencangkan miss v, mencegah kanker serviks, serta meningkatkan fungsi seksual. Disempurnakan dengan probiotik yang menghasilkan
bakteri baik untuk daerah kewanitaan.

Moment Exotiva sudah teregistrasi di bpom dengan No MD 867013031071

momen exsotiva untuk merapatkan miss v

Untuk Pemesanan dan Konsultasi masalah anda:
BB 25D1EDC8
WA/SMS 0878 5294 2250
Call 0812 4917 3330

Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInEmail this to someonePin on Pinterest

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *