Waspada! Celana Dalam Ketat Menimbulkan Penyakit di Miss V

celana dalam yang ketat tidak baik untuk miss v

celana dalam yang ketat tidak baik untuk miss v

Merawat organ intim khususnya bagi perempuan merupakan satu hal yang penting menjadi perhatian. Organ intim yang sehat akan berdampak kepada meningkatnya kualitas hidup perempuan. Pengalaman sudah membuktikan gangguan pada organ intim seperti keputihan, gatal- gatal serta bau yang tak sedap sangat mengganggu aktivitas kita sehari-hari.Salah satu cara untuk merawat organ intim kita agar tetap sehat adalah dengan memperhatikan dengan teliti kondisi celana dalam yang kita pakai. Seperti yang dilansir CNN, memakai celana dalam terlalu ketat ternyata akan berakibat buruk pada kondisi Miss V kita.

Celana dalam memang jadi salah satu pakaian yang tak terpisahkan bagi manusia. Memilih celana dalam memang tak boleh sembarangan Ladies. Celana dalam dengan bahan yang baik akan membuatmu lebih aman dan juga nyaman dalam menjalani aktivitas. Selain bahan ukuran celana dalam juga sangat berpengaruh Ladies. Menurut studi celana dalam terlalu ketat akan mengganggu kesehatan.

Kuman dan Bakteri akan berkembang disekitar rambut-rambut kemaluan. Apabila tidak segera dilakukan pencegahan dini, kuman yang berkembang tersebut akan mengganggu kebersihan di area Miss V. Maka sudah sewajarnya, gangguan organ intim seperti keputihan, gatal-gatal dan bau tak sedap disebabkan karena pemakaian celana dalam yang terlalu ketat.

Untuk itu, disarankan bagi anda untuk memakai celana dalam yang longgar ketika beraktifitas di luar rumah. Celana dalam yang longgar akan memberikan kesempatan bagi Miss V untuk bernapas sejenak. Sirkulasi udara dalam miss V juga akan teratur sehingga dapat mengontrol kelembaban miss V anda.

Pilih juga celana dalam yang berbahan katun. Hal ini dikarenakan bahan katun merupakan bahan yang menyerap keringat. Tekstur kain katun yang lembut juga baik untuk mencegah iritasi pada area miss V ketika anda mengalami over activity.

Penyebab celana dalam terlalu ketat adalah:

Menghambat Sirkulasi Darah
Celana dalam ketat yang dipakai dalam jangka waktu yang cukup lama dapat menghambat sirkulasi darah. Ini menyebabkan saraf-saraf pada daerah yang terjepit mengalami mati rasa. Lebih parahnya lagi sel-sel tubuh juga bisa mati jika aliran darah tidak mendapatkan oksigen yang cukup.

Infeksi Miss V
Celana dalam terlalu ketat akan menyebabkan sirkulasi darah di daerah Miss V terhambat. Sirkulasi darah yang terhambat pada area organ intim juga akan bisa menyebabkan iritasi serta peradangan. Selain itu Miss V juga beresiko mengalami kesemutan.

Perut Mulas
Memakai celana dalam yang terlalu ketat ternyata juga berpotensi menyebabkan rasa kram atau mulas Ladies. Ini terjadi jika kamu mengenakan celana dalam ketat pada bagian pinggang. Perut akan terasa mulas karena adanya refluks asam di dalam esofagus.

Masalah Kulit
Mengenakan celana dalam yang terlalu ketat juga bisa beresiko menyebabkan masalah kulit Ladies. Kulit kamu akan terlihat merah-merah dan memar. Masalah ini memang terkesan sepele namun tak boleh dibiarkan begitu saja.

Miss V Lembab
Celana dalam yang terlalu ketat akan menyebabkan sirkulasi udara tidak lancar Ladies. Ini menghasilkan keringat yang berlebih dan menyebabkan vagina lembab. Vagina yang lembab akan menjadi tempat bakteri berkembang biak. Dalam jangka waktu yang panjang kamu bisa beresiko terkena infeksi jamur. Sehingga dapat menimbulkan keputihan.

Jika sudah terkena keputihan anda harus mengkonsumsi MOMENT EXOTIVA untuk mengatasi keputihan tersebut. Jika tidak segera ditangani maka akan semakin Fatal dan terkena KANKER SERVIKS.

momen exsotiva untuk merapatkan miss v

Untuk pemesanan dan Konsultasi masalah organ intim
Hubungi:
BB 25D1EDC8
WA/SMS 0878 5294 2250
Call 0812 4917 3330

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *